Sabtu, Desember 24, 2016

Zuhud (8 - 65 Kiat Islam Membangun Relasi )

Zuhud  
Sebagian orang mengira bahwa sikap yang dapat mempererat hubungan antar sesama manusia dan memperoleh kecintaan sesama adalah kemewahan, kedudukan dan kekayaan. Padahal tidak demikan adanya.

Berapa banyak anda melihat orang yang memiliki kekayaan dunia dengan segala perhiasannya, namun anda tidak mendapati seorang pun yang mencintainya dengan tulus.
Berapa banyak Anda menemukan seseorang yang bersikap zuhud dan tidak memiliki harta benda sedikit pun, namun ia tidak pernah sepi dari kerumunan orang-orang karena ingin mendengarkan petuah dan wejangannya atau sekadar ingin menatap wajahnya yang sejuk, tenang dan penuh kedamaian.

Senin, Desember 19, 2016

Tawadhu' (7- 65 Kiat Islam Membangun Relasi)

Tawadhu’
Tidak dipungkiri bahwa semua orang membenci sikap sombong dan takabur, karena ia adalah sifat yang tercela dan tidak sejalan dengan fitrah suci manusia.
Karenanya, siapa pun yang berlaku sombong atau takabur, akan dijauhi manusia. Sebaliknya, siapa pun yang bersikap tawadhu’ dan rendah diri, akan dicintai oleh manusia dan memiliki hubungan yang erat dengan sesamanya.

Sebagaimana firman Allah SWT,

“(Yaitu) orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasanyang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” (QS. Ghaafir [40]:35)

Minggu, Desember 18, 2016

Pemurah (6 - 65 Kiat Islam Membangun Relasi)


Di antara sifat terpuji yang kini terlihat melemah jika tidak ingin dikatakan hilang sama sekali dalam kehidupan masyarakat adalah sifat pemurah. Hal ini bukan karena semua orang sudah jatuh miskin dan kekurangan sandang, pangan dan papan, namun lebih karena tidak mengerti pentingnya sifat pemurah bagi kehidupan mereka.

Namun demikian saya tidak mengajak kepada kebiasaan buruk yang turun temurun yang masih sering kita saksikan, yaitu berlebih-lebihan dalam kemurahan. Seperti halnya saya juga tidak setuju dengan sikap berlebihan. Namun bagi saya, kikir dan enggan mendermakan sebagian harta juga tidak pantas jika ternyata seseorang memiliki makanan pokok yang lebih untuk hari itu atau lebih untuk masa setahun.

Sesungguhnya yang diajarkan Rasulullah SAW adalah bersifat pemurah, sebab hal itu dapat menambah kuatnya hubungan sesama manusia.

Memberi Maaf (5 - 65 Kiat Islam Membangun Relasi)


Coba anda lihat, betapa gembiranya hati jika ternyata orang yang anda sakiti sudi membuka hati untuk memaafkan anda, berlapang dada dan bermurah hati. Tentu, kegembiraan anda pada waktu itu tidak akan ternilai dengan sesuatupun.

Sifat pemaaf adalah termasuk salah satu sifat orang-orang beriman. Hal ini sebagaimana dinyatakan oleh Allah Ta’ala dalam firmannya,

“(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan (QS.Ali Imran [3]:134)